Alam

Alam
Pemandangan kesejukan alam pegunungan Todanan di pagi hari
Tampilkan postingan dengan label jalan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jalan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 Mei 2016

dibeton jalur pabrik gula Blora GMM tahap II

DIBETON JALUR PABRIK GULA GMM BLORA TAHAP II 
Foto jalan Kedungwaru kec. Kunduran sudah bisa dilewati (armedha_img)

Todanan. Ikon Blora di era 2014-2015-an adalah berdirinya pabrik gula Gendis Multi Manis (PG GMM). Pabrik ini konon merupakan pabrik pertama yang dibangun di Indonesia yang dimiliki oleh swasta. Tepatnya di Tinapan, Kalonan, kec. Todanan kab. Blora Propinsi Jawa Tengah.  Keberadaannya merupakan pabrik terbesar di Indonesia bahkan di Asia Tenggara, karena kapasitasnya mencapai 4000 ton setiap gilingnya (http://www.infoblora.com/2013/08/berharap-dari-keberadaan-pabrik-gula.html).

PG GMM Blora merupakan kebanggaan masyarakat sekaligus pemerintah. Namun di awal berdirinya dikeluhkan masyarakat luas, karena akses jalan menuju pabrik, jalan Kunduran ke Todanan sekitar 7 km mengalami rusak parah.  Sehingga pengguna jalan merasa terganggu kenyamanannya dalam berkendara. Namun demikian, pihak pabrik sangat bertanggung jawab. Dengan bekerja sama dengan pemerintah setempat, pihak pabrik telah memperbaiki jalan tersebut, bahkan ditingkatkan kualitasnya seperti pelebaran jembatan, jalan dan bahkan dibeberapa ruas jalan sudah dilakukan pembetonan jalan. Misalnya jalan di desa Kalonan, Kedungwaru, Sendangwates dan Sambiroto.

Meskipun jalan beton sudah dapat dilewati, namun pengguna jalan mesti hati-hati, karena saat ini masih dalam pengerjaan, beberapa ruas jalan masih dalam kondisi urukan pasir dan koral yang dapat membahayakan pengendara.  Pengerjaan jalan ini terus digenjot, agar saat lebaran mendatang tidak ada material menumpuk atau tersisa di jalan. (27/05/2016)


Selasa, 24 Mei 2016

jalan Todanan Juana mulus



JALAN JUANA TODANAN, MULUS…?

Foto Jalan Juana Todanan di desa Lumbung Mas, Pucak Wangi, Pati (armedha_img)

Todanan. Siapapun pengguna jalan, apa itu pejalan kaki, pengendara sepeda motor, kendaraan ringan dan berat pasti mendambakan kondisi jalan yang baik dan mulus. Bahkan penduduk sekitar juga akan merasa senang dengan kondisi jalan mulus di desanya dan menjadi ramai dilintasi kendaraan. Maklum kan? kondisi jalan yang mulus, perjalanan akan dapat dinikmati, dapat membuat nyaman berkendara, dan lebih menghemat perawatan kendaraan.
Demikian halnya dengan Jalan Juana Todanan dari tahun ke tahun, pembangunannya sudah dapat dinikmati, bahkan jalan-jalan yang mulus sudah dapat dipergunakan sejak tahun 2015. Namun pembangunan jalan sekelas jalan propinsi yang sudah mulus baru dapat dirasakan sepanjang jalan Lumbung Mas sampai Mojoagung Pucakwangi. Sementara di wilayah Budeng dan Pucakwangi pada beberapa ruas sudah pada tahap penyiapan dan bahkan pembetonan separo jalan. Mengingat pentingnya jalur alternatif tersebut mendorong adanya percepatan pembangunan. Sehingga diharapkan akan dapat membangkitkan dan meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar jalan Juana Todanan. (24/05/16).

tikungan jalan Juana Todanan waspadailah



TIKUNGAN JALAN JUANA TODANAN, WASPADAILAH !!

 Foto satu Jalan Juana Todanan di tikungan dukuh Wotiang, Pucak Wangi, Pati (armedha_img)


Sebagai jalan propinsi alternatif, jalan Juana Todanan sudah dirasakan oleh masyarakat pengguna. Banyak mobilitas penduduk melintasi jalur ini. Wajar saja, karena jalan ini termasuk salah satu pintu akses tercepat menuju kota Juana-Pati (PANTURA), terutama bagi masyarakat Ngawen, Japah, Kunduran, Doplang dan apalagi Todanan. Misalnya mobil pribadi, truk pengangkut tebu, ketela, bahkan truk tronton kosong serta bus pariwisata juga pernah melintas. Padahal jalur ini belum sepenuhnya diperlebar dan mampu menahan beratnya. Sehingga jalur ini cepat atau lambat harus segera dibangun baik jalan beton maupun aspal hotmik sesuai kondisi tanah yang ada. Di samping itu jalur ini juga merupakan jalur menuju pabrik Gula GMM Blora yang beralamat di Kalonan Todanan.

Namun, melewati jalur ini harus waspada karena minimnya rambu-rambu jalan. Selain itu perjalanan dari Todanan menuju Pucak Wangi atau sebaliknya akan melewati jalan-jalan berbahaya yaitu pada ruas jalan KM. 107-113, pengguna jalan akan dihadapkan pada jalan naik turun dan tikungan pendek serta tajam, bertebing, tertutup pepohonan, bertemu kawanan ternak sapi atau kerbau dan sebagainya. 
Memang melintasi jalur ini dapat memberikan kesan tersendiri ketika pengendara melewati hutan Kawak dan apalagi desa Candi, panorama alamnya lumayan indah. Namun demikian, terutama bagi pengendara yang baru pertama kali melintasi jalur ini mesti harus ekstra waspada. (24/05/16).